Cooking Class Membuat Martabak Manis Mini

Alhamdulillah hari Jum’at ini (5 Oktober 2018) murid-murid TK dan Banat Anshorussunnah Bogor praktek memasak martabak mini dengan bimbingan dari Ummu Yusuf yang mempunyai usaha cake and cookies merk e-ladziidze.

Berikut adalah resepnya :

*🍁Martabak Manis Mini*

*☘Bahan Kulit =*
– 1.000 gram Tepung terigu segitiga
– 10 gram Baking Powder
– 225 gram Gula Pasir
– 40 gram Kuning Telur (2 butir)
– 100 gram Telur Utuh (2 butir)
– 15 gram Cake Softener
– 10 gram Garam
– 5 gram Ragi (Fermipan)
– 3 gram Pasta Vanili (Optional)
– 1.250 gram Air

*🌺Bahan Topping =*
– Kental manis
– Margarin / Butter
– Mesis
– Keju
– Kacang
– DLL

*🍃Cara Membuat =*
1. Ayak tepung dan Baking powder
2. Masukkan gula, ragi aduk rata
3. Masukkan telur, softener, garam aduk rata
4. Masukkan Air secara bertahap, aduk rata. Diamkan adonan 30 menit
5. Panaskan cetakan, masak hingga matang
6. Setelah matang oles dengan butter / Margarin
7. Beri Topping sesuai selera

Silakan dicoba resepnya ya.

Inilah hasil kreasi martabak manis mini dari para murid… ladziiz. Jazaahallahu khairan Ummu Yusuf

IMG-20181005-WA0008.jpg

IPA : Belajar Anatomi Tubuh Manusia

Salah satu materi umum yang diajarkan pada kelas Banat Anshorussunnah adalah IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Pada hari ini, para siswi belajar IPA bersama Ummu Hanzholah mengenai materi Anatomi Tubuh Manusia.

Untuk memudahkan anak-anak dalam belajar serta merangsang kreativitas mereka, maka ustadzah pengajar berinisiatif membuat ketrampilan anatomi tubuh manusia bersama para siswi.

Maasya Allah, ini adalah buah karya mereka

IMG-20180914-WA0005

Jazaahallahu khairan Ummu Hanzholah, para siswi juga sekalian belajar ketrampilan menjahit. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui

Baarokallohufiihunna

Belajar IPA : Siklus Hidup Tumbuhan

Pada hari ini ketika belajar materi IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), para siswi Banat Anshorusunnah mempelajari tentang siklus hidup tumbuhan.

Ummu hanzholah selaku pengajar IPA bersama para siswa membuat karya ketrampilan yang menunjukkan siklus hidup tumbuhan mulai dari biji hingga berbunga, disertai nama-nama bagian tanaman (biji, akar, batang, daun, bunga)

Maasya Allah, inilah hasil karya siswa banat pada materi tersebut.

IMG-20180810-WA0005

Jazaahallahu khairan Ummu Hanzholah. Alhamdulillah para siswa mendapatkan ilmu sekaligus belajar berkreasi.

Ketrampilan : Kapal Tenaga Angin

Pada hari Jum’at adalah jadwal siswa Banat Anshorusunnah untuk belajar kegiatan ekstra disamping tahfidz dan materi lainnya.

Pada Jum’at pekan ini saatnya belajar ekstra ketrampilan. Oleh ustadzah ummu Faza, anak-anak belajar membuat kapal tenaga angin dengan memanfaatkan barang-barang bekas.

Berikut adalah bahan-bahannya:

  •  1 Botol plastik
  •  4 Tutup botol plastik
  •  1 Sedotan
  •  2 Tusuk sate
  • Selotip bening
  •  1 Balon tiup

Cara membuat:

  1. Lubangi keempat tutup botol
  2. Masukkan 2 tutup botol pada tiap tusuk sate di sisi kanan dan kiri
  3. Tempel tusuk sate pada botol plastik dalam posisi vertikal dengan menggunakan selotip
  4. Masukkan sedotan ke dalam balon lalu rekatkan pangkal balon dengan sedotan menggunakan selotip
  5. Tempel sedotan yang sudah ditempel balon pada bagian atas botol dengan menggunakan lem atau selotip

Inilah hasil jadi kapal tenaga angin buatan siswi Banat Anshorusunnah

IMG-20180727-WA0010.jpg

Cara mengoperasikannya :

Tiup sedotan hingga balon membesar, lalu tutup ujung sedotan dengan jari. Kemudian lepaskan jari pada sedotan, maka kapal tenaga angin akan bergerak. Wah, menarik bukan?

Silakan dicoba di rumah ya, praktek bersama orangtua masing-masing. Insyaa Allah akan menjadi kegiatan yang seru bersama keluarga.

 

 

Tempat Baru Rumah Belajar Anshorussunnah

Pada tahun ajaran baru ini (2018/2019) Rumah Belajar Anshorussunnah pindah lokasi ke tempat yang baru, khususnya untuk yang TK dan Banat. Lokasinya masih di wilayah Villa Bogor 1, dengan alamat Villa Bogor Indah 1, Blok D1 no. 25, Kelurahan Ciparigi, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor

IMG-20180715-WA0006.jpg

Alhamdulillah kelas baru dengan tempat yang lebih luas untuk anak-anak belajar bersama para asatidzah.

 

IMG-20180715-WA0004IMG-20180715-WA0003IMG-20180715-WA0005

Semoga di tempat belajar yang baru ini anak-anak semakin bersemangat dalam menuntut ilmu serta kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lancar dalam berkah dan perlindungan Allah.

Baarokallohufiihum.

 

 

Belajar Khoth Arab

Belajar khoth arab adalah salah satu materi yang diajarkan di TA Banat Anshorussunnah. Salah satu tujuan belajar khoth adalah agar anak-anak dapat menulis huruf Arab sesuai kaidah penulisan yang benar, sebagai sarana dalam menulis dan mempelajari bahasa Arab maupun kitab-kitab lainnya di kemudian hari.

Salah satu sumber rujukan pengajaran khoth dapat didapatkan pada channel telegram https://tlgrm.me/BELAJARKHOTH, pada channel tersebut dipelajari khot Naskhi dan Riq’ah, dibimbing oleh Ustadz Syamsu Muhajir.

ANJURAN MEMPELAJARI KHOTH

☄Amiirul-mukminin, Ali – radliyallahu ‘anhu – berkata :
“ Khothth adalah alamat (tanda), jika ditulis lebih jelas, lebih bagus.”

☄‘Umar Ibnul Khaththab – radliyallahu ‘anhu – berkata :
“ …sebaik-baik khothth adalah yang paling jelas “

☄Hambal bin Ishaaq – rahimahullah – bercerita :
“ Suatu ketika Imam Ahmad bin Hambal – rahimahullah – memperhatikan diriku pada saat aku sedang menulis dengan khothth yang sangat kecil (rumit), maka dia menegurku : Jangan kau lakukan hal itu, karena suatu ketika jika kamu butuh untuk membacanya kembali, tulisanmu akan mengkhianatimu”.

☄Al-Khathiib Al-Baghdadi – rahimahullah – berkata :
“ Tidak sepantasnya seorang penuntut ilmu menulis dengan khothth yang kecil dan rumit kecuali dalam keadaan terpaksa, seperti karena tidak memiliki kertas yang cukup karena faqir. Atau karena dia sedang menempuh perjalanan, maka dia boleh menulis kecil-kecil agar bukunya ringan dibawa. Mayoritas keadaan para pelajar yang melakukan rihlah (menempuh perjalanan dalam rangka mencari ilmu) memiliki dua udzur ini”

(Sumber : Al-Jaami’ liakhlaaqirrawi wa aadaabissaami’ karya Al-Khathib Al-Baghdadi, bab : Tahsiinulkhothth watajwiiduhu)

Sebelum mulai belajar khoth, kita perlu juga mengetahui adab dan teknik memegang pena.

1. Hendaknya menulis dengan TANGAN KANAN.

Dari ‘Aisyah -rodliyallohu ‘anhu, ia berkata (artinya) : “Adalah Rasululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- beliau menyukai mendahulukan SEBELAH KANAN dalam banyak urusannya; ketika bersuci, bersisir dan memakai sandal.” (Muttafaq ‘alaihi)

2. Untuk memudahkan menggerakkan pena saat menulis, hendaknya peserta memegang pena dengan tiga jari tangan kanan: ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah dengan posisi jari telunjuk melengkung ke atas (lihat gambar postingan)

 

Berikut adalah beberapa materi cara penulisan huruf hijaiyyah yang benar, mulai dari huruf alif hingga ya’ yang terdapat pada channel telegram belajar khoth. Mari kita pelajari bersama apakah penulisan huruf arab kita selama ini sudah sesuai dengan kaidah  yang benar atau belum.

Untuk lebih jelasnya kita dapat mengikuti video panduan penulisan oleh Ustadz Syamsu Muhajir pada channel telegram tersebut di atas.

PENULISAN KHOTH HURUF HIJAIYYAH

Continue reading

Menjaga Buah Hati Agar Tetap di Atas Fitrah Suci

Oleh: al-Ustadz Abu Abdillah Majdiy hafizhahullah

Setiap bayi terlahir ke bumi di atas fitrah suci. Sebuah fitrah yang mengakui bahwa Allah sang Pencipta, Pemberi rezeki dan Pengatur alam semesta. Sebuah fitrah yang mengharuskan seseorang beribadah hanya kepada Allah semata. Dialah satu-satunya Dzat yang berhak diibadahi. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia. Hanya saja, orang tua yang kemudian mengambil peran. Apakah orang tua tetap menjaga fitrah suci itu, ataukah sebaliknya.

▪️ Buah Hati dan Fitrah Suci

Pembaca yang kami hormati, itulah makna firman Allah,

“Dan (ingatlah), ketika Rabb-mu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka, “Bukankah Aku ini Rabb kalian?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau adalah Rabb kami), kami menjadi saksi.” (al-A’raf: 172)

Dalam ayat lain, dinyatakan (artinya),

“Hadapkanlah wajahmu kepada agama yang hanif (menghadap kepada Allah dan berpaling dari selain-Nya). Itulah fitrah Allah yang manusia diciptakan di atasnya.” (ar-Rum: 30)

Oleh karena itu, Rasulullah ﷺ bersabda,

كُلُّ مَوْلُوْدٍ يُوْلَدُ عَلَى اْلفِطْرَةِ -وَفِيْ رِوَايَةٍ: عَلَى هَذِهِ الْمِلَّةِ-

“Setiap anak terlahir di atas fitrah.” Dalam riwayat lain, “Di atas agama ini (Islam).” (HR. al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

▪️ Peran Utama Orang Tua

Itulah fitrah suci yang manusia diciptakan di atasnya. Namun, pada fase berikutnya, orang tua yang memiliki banyak peran terhadap terjaganya fitrah tersebut. Apakah orang tua mempertahankan fitrah tersebut atau justru merubahnya.

Makanya, dalam lanjutan hadits di atas, Rasulullah mengatakan, “Kedua orang tuanya yang akan menjadikan anak tersebut menjadi Yahudi, Nasrani atau Majusi.” Dari sinilah, peran orang tua sangat besar sekali. Baiknya orang tua menjadi kebaikan bagi anaknya.

Pembaca rahimakumullah, kita akan menyimak bimbingan salah satu orang tua terbaik dalam menjaga sang buah hati agar tetap di atas fitrah suci. Dia bukan seorang nabi, bukan pula seorang rasul. Akan tetapi namanya diabadikan sebagai salah satu nama surah dalam al-Qur’an. Bahkan, nasehat-nasehatnya menjadi rangkaian ayat dalam surah tersebut. Benar, dia adalah Luqman al-Hakim.

Nasehat Luqman al-Hakim tersebut terdapat dalam surah Luqman ayat 13 – 19. Mari kita simak beberapa nasehat tersebut. Semoga kita bisa meneladani Luqman dalam mendidik putra dan putri. Allah berfirman,

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ (13) وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ (14)

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: ‘Wahai anakku, janganlah kamu berbuat syirik (mempersekutukan) Allah, sesungguhnya kesyirikan itu benar-benar kezhaliman yang besar. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Luqman: 13-14)

Pembaca, melalui dua ayat ini, tersirat pesan bahwa orang tua wajib menjaga fitrah suci sang buah hati. Setidaknya 3 poin penting yang dikandungnya, yaitu:

1) Tetap bertauhid kepada Allah
2) Jangan berbuat syirik
3) Berbakti kepada orang tua Continue reading

Muraja’ah Bersama di Ma’had Riyadhul Jannah Cileungsi

Alhamdulillah pada tanggal 17 Februari 2018 yang lalu para siswi Tarbiyatul Aulad (TA) Banat Anshorusunnah mengikuti kegiatan muraja’ah hafalan Al Qur’an bulanan di Cileungsi bersama para siswi Ma’had Riyadhul Jannah dan dari sekolah lain yaitu Depok dan Tangerang. Para siswi didampingi oleh ibunda mereka yang me-nasmi’ hafalan Al Qur’an ananda masing-masing.

Kegiatan tasmi’ dimulai pagi hari dan berakhir ba’da dzuhur. Anak-anak melafalkan bacaan Al Qur’an dengan disimak orangtua masing-masing mulai dari surat An-Nas hingga hafalan Al Qur’an terakhir mereka.

Usai tasmi’ terdapat kajian bagi ummahat yang diisi oleh Ummu Abdillah, pengasuh Ma’had Banat Riyadhul Jannah Cileungsi.

Kegiatan tasmi’ ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan di Ma’had, dan in sya Allah dari sekolah Anshorusunnah apabila tidak berhalangan akan mengikuti kegiatan tersebut di waktu yang akan datang. Manfaat acara tersebut selain untuk melancarkan dan menguatkan hafalan para siswi juga untuk sarana ta’awun bagi para orangtua dalam membantu hafalan anak-anaknya.

Berikut adalah faidah peran serta orangtua dalam membantu/ membimbing anak menghafal Al Qur’an.

Faidah Tarbiyah Anak

📬 SEJAK DINI MENTALQIN/MEMBANTU MEMBIMBING ANAK-ANAK KITA UNTUK MENGHAFAL AL-QUR’AN

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

خيركم من تعلّم القرآن وعلّمه

“Orang yang terbaik diantara kalian adalah orang-orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkan al-Qur’an.”

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:
“Yang mendapatkan khoiriyah (kebaikan) dari hadits tersebut selain orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya yakni orang-orang yang menempatkan/membawa, mengasung putra-putrinya untuk mempelajari al-Qur’an, mereka berta’awun (saling bantu-membantu) untuk belajar al-Qur’an.”

🔬 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz ‘Abdurrahman Mubarak — hafizhohulloh —

🗓🕌 Audio Kajian Ummahat – Diantara wasiat Luqman al-Hakim kepada Putranya ll Ahad, 15 Rabi’ul Awwal 1437 H / 27 Desember 2015 M ll Ma’had Al-Manshuroh Banjar Baru Kalsel

🔴🔊 Link audio:
http://bit.ly/2cxCrxF
(400 KB) – [Durasi 02:10]

● ● ● ● ● ●
📝🎨📡 Majmu’ah Tarbiyatul Aulad
📟 Channel Telegram: http://bit.ly/tarbiyatulAulad
—————————-

Daurah Muddarisin ke 2 Ma’had Riyadhul Jannah Cileungsi

Pada hari Senin – Selasa tanggal 25-26 Jumadil Ula 1439 H / 12-13 Februari 2018 yang lalu, para pengajar Anshorusunnah Bogor baik TA Banat maupun TA Banin, mengikuti Daurah Muddarisin/Muddarisat ke 2 yang diselenggarakan di Ma’had Riyadhul Jannah Cileungsi bersama dengan para pengajar sekolah lainnya di wilayah Jabodetabek, diantaranya dari Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Pengisi daurah adalah Al-Ustadz Abdurrahman Lombok & Al-Ustadz Abdurrahman Mubarak – hafizhahumallah.

Pada kesempatan tersebut, kedua asatidz menyampaikan Kitab Hadzihi Da’watuna wa Aqidatuna, Kitab Nidaa Ilal Murabbiyin wal Murabbiyat dan Kitab Mandzumah Baiquniyah Filmusthalah.

Berikut adalah link audio dari daurah tersebut, silakan mengunduh untuk mendengarkan daurah :

1. Kitab Hadzihi Da’watuna wa Aqidatuna

● Sesi Satu || http://bit.ly/2EEZ5Bi
● Sesi Dua || http://bit.ly/2EHiXno
● Sesi Tiga || http://bit.ly/2EFqpQc
● Sesi Empat || http://bit.ly/2EFqWla

2. Kitab Nidaa Ilal Murabbiyin wal Murabbiyat

● Sesi Satu || http://bit.ly/2EHOndH
● Sesi Dua || http://bit.ly/2ED1IUj
● Sesi Tiga || http://bit.ly/2EHfDZF

3. Kitab Mandzumah Baiquniyah Filmusthalah

● Sesi Satu || http://bit.ly/2EEe4vl
● Sesi Dua || http://bit.ly/2EGH7hS
● Sesi Tiga || http://bit.ly/2EGAVXc

🌏 Sumber || http://salafycileungsi.net/2018/02/14/audio-daurah-mudarrisin-dan-muarrisat-ke-2/

 

Cooking Class Puding Sedot

Alhamdulillah pada hari Jum’at tanggal 20 Oktober 2017 yang lalu anak-anak Anshorussunnah melakukan kegiatan ekstrakurikuler cooking class dengan membuat puding sedot.

Cooking class kali ini diisi oleh ummu Kemal, salah seorang ummahat yang mempunyai usaha frozen food.

Anak-anak sangat antusias mengikuti arahan ummu Kemal dan para ustadzah yang lain dalam membuat puding sedot.

Berikut ini adalah resepnya

*🍫 Pudding Sedot 🍮*

Oleh:  ummu Kemal

*🍀Bahan :*

🔹 2 liter Susu UHT plain*
🔹 2 liter Air
🔹 1 sachet Nutrijell plain (15 gram)
🔹 500 gram Gula Pasir
🔹 2 sendok makan tepung maizena
🔹 ½ sendok teh Garam
🔹 Perasa makanan secukupnya

* susu bisa di ganti dengan SKM (susu kental manis) tinggal menyesuaikan takaran gulanya

_______________🌷🌷🌷_______________

*🍁Cara membuat :*

🔸 Campurkan semua bahan kering ( Nutrijell plain, Gula pasir, Maizena, Garam ) aduk hingga merata

🔸 Kemudian masukkan susu sedikit demi sedikit, aduk hingga merata

🔸 Sementara, masak air hingga mendidih

🔸 Kemudian campurkan semua adonan kedalam air yang sudah mendidih

🔸 masak dan aduk sampai mendidih (ketika mengaduk jangan terlalu kencang supaya adonan pudding tidak berbusa)

🔸 Setelah mendidih matikan kompor, bagi adonan menjadi beberapa bagian

🔸 Beri perasa makanan sesuai selera pada adonan yang sudah di bagi tadi

🔸 Diamkan adonan hingga hangat kemudian adonan siap di masukkan ke wadah yang sudah di sediakan

_______________🌷🌷🌷_______________

Ini dia hasil kreasi anak-anak Anshorussunnah

IMG-20171020-WA0010.jpg

Hmm..enaak..

Silakan dicoba resepnya ya